Pada suatu hari, hiduplah seekor burung kecil. Dia
tinggal di sebuah sangkar milik seorang tukang kayu yang sudah tua. Sang
majikan hidup sebatang kara di sebuah rumah kayu yang terletak di dalam hutan.
Hanya ada si burung kecil yang menemani. Sang tukang kayu tua itu menyayangi
burung kecil itu seperti anaknya sendiri. Tiada kurang satu apapun si burung
kecil itu, namun ia merasa tidak bahagia hidup di sangkar.
Story About Hiko
Tuliskan Apapun Tentang Hidupmu
Rabu, 30 September 2015
Haninda
Siang ini panas sekali,
setelah hampir 5 jam lamanya ku bergelut dengan angka-angka. Matematika,
Fisika, Kimia. Sehari pun tidak pernah kulepaskan pensil dari tanganku ini.
Seakan cuaca yang panas ini turut menambah panas otakku ini. Huuuhhh...
akhirnya kurebahkan tubuh ini di DPR, Di Bawah Pohon Rindang, yang ada di depan
kelasku persis.
Sabtu, 08 Agustus 2015
Kemilau
“Halo... De. Ini Dillah.
Masih inget kan? Hehe. Kita mau kumpul-kumpul nih. Ada waktu kosong gak lu?
Kalo ada kabarin ya? Kita kumpul jam 3 sore nanti. Oke? See you.” Dengan
mata masih sedikit terpejam Ade mengecek Whatsapp-nya.
Eps. 3: Radit dan Ira
Semester satu telah usai.
Setelah berjibaku dengan sulitnya ujian semester, akhirnya bisa bernafas dengan
lega. Fiuuhhh... Radit menghela nafas panjangnya.
“Susah bangeett...” kata Radit.
Suasana kelas yang seperti biasa, ramai, panas, namun
nyaman dilihat. Karena bersih. Siapapun yang ada di kelas Radit, pasti akan
betah untuk terus di kelas. Ya, walaupun kantin tetap saja menggoda.
Jumat, 07 Agustus 2015
Eps. 2: Pagi Radit 2
“Kamprettt... Bangun woy!!
Udah siang wey!!” pagi ini bukan jam weker yang membangunkan Radit. Tapi
orang paling ngeselin di rumah ini. Siapa lagi kalau bukan Rafid.
Eps. 1: Pagi Radit
“Kriiing...
kriiingggg...krrriiinnnggg” jam weker menunjukkan pukul 5 pagi. Radit bangun
dengan rada suntuk. Maklum tadi sore dia baru sampai ke Jakarta. Mungkin
masih jetlag. Segarnya udara pagi di rumah barunya masih terasa. Hingga
Radit bangkit dari tempat tidurnya.
Introduksi
Halo! Sebelum saya mulai menulis. Saya ingin saling berbagi saja. Pada tulisan-tulisan saya nanti, itu semua berasal dari mana saja. Bisa dari kehidupan saya, kehidupan teman-teman saya, atau fenomena sekitar.
Disini saya bisa becerita tentang lika-liku kehidupan, keseharian seseorang siswa SMA yang saya beri nama "Radit" (bisa dibaca di Eps. 1 nanti). Seorang yang kurang lebih sama seperti kita, remaja, cowok (pastinya), dan dibekali dengan segudang problematika ala remaja yang merupakan refleksi dari (mungkin) sebagian kecil dari kita, para remaja, atau yang pernah remaja, pernah mengalaminya.
Saya harap, saya bisa menyalurkan ide-ide saya, menumpahkan seluruh apa yang ada dalam otak saya. Karena jika lama dipendam, otak saya bisa pecah. Hehe.
Sekian introduksi dari saya.
Best regards,
Corel
NB: Terus baca cerpen saya ya? Hehe
Langganan:
Komentar (Atom)